CV atau Curriculum Vitae adalah dokumen yang berisi pengalaman kerja, pendidikan, dan keahlian kita yang digunakan saat melamar kerja. Dapat dikatakan, CV adalah salah satu gambaran yang diberikan kepada perusahaan tentang sepak terjang kita sebelum disaring lebih lanjut dalam proses perekrutan.
Membuat CV bagi pencari kerja, lulusan baru (freshgraduate) atau karyawan yang ingin resign atau switch career sudah seperti kegiatan yang rutin dijalankan setiap hari. Hal ini disebabkan peran CV sebagai kunci utama dalam mencari kerja.
Namun kenyataannya, tidak semua CV dapat lolos menuju proses perekrutan selanjutnya. Hal ini disebabkan oleh berbagai faktor, entah itu faktor eksternal seperti situasi perusahaan atau faktor internal yang erat kaitan dengan seperti apa CV yang kita lampirkan.
Lantas, bagaimana cara membuat CV yang lolos screening HR?
- Format CV ATS Friendly
Saat ini, mayoritas HR perusahaan menggunakan perangkat lunak khusus yang disebut ATS (Applicant Tracking System), yang berfungsi untuk menyaring banyaknya CV pelamar berdasarkan kata kunci dan format dokumen.
Untuk lolos perangkat ATS, pastikan CV yang kamu kirim adalah CV ATS Friendly yang berwujud dokumen sederhana dengan teks standar dan tanpa elemen grafis di dalamnya.
- Gunakan Kata Kunci dari Loker
Agar lamaran kamu lebih mudah dideteksi oleh sistem ATS, maka gunakanlah kata kunci yang biasa kamu temukan di lowongan kerja yang disediakan perusahaan. Lalu elaborasikan kata kunci tersebut sesuai dengan pengalaman kamu.
Misal pada suatu lowongan tertulis “Bisa mengoperasikan software desain apapun” maka ambil kata kunci “mengoperasikan software desain” dan elaborasi dengan pengalaman dan kemampuanmu. Contoh aplikasinya adalah “Saya berpengalaman lebih dari dua tahun mengoperasikan software desain berupa Canva dan CorelDraw”
- Jelaskan Hasil Pekerjaan, Bukan Deskripsi Kerja
Mayoritas pelamar menulis deskripsi pekerjaan pada pengalaman kerjanya. Agar lolos screening HR, alih-alih menulis deskripsi, tulislah bagaimana dampak pekerjaanmu di tempat sebelumnya.
Contoh untuk posisi content creator, daripada menulis “Bertugas membuat konten instagram sesuai dengan topik perusahaan di bidang kesehatan” maka lebih baik menulis “Telah membuat lebih dari 200 konten instagram di bidang kesehatan, sehingga berdampak pada peningkatan pengikut sebesar 30%”
Dengan begitu, memberi kesan bahwa kamu tidak hanya bekerja, tetapi juga memberi dampak yang baik di perusahaan lama kamu.
Dapatkan ilmu praktis mencari kerja lainnya di KOLAK by Talkactive
Jika kamu ingin mendapatkan ilmu praktis lainnya dalam mencari kerja, kamu bisa mengikuti KOLAK (Kelas Optimasi Maksimal Mencari Kerja) dari Talkactive. KOLAK merupakan kelas online yang diadakan Talkactive selama weekend di bulan Ramadan untuk meningkatkan skill dan strategi mencari kerja.
Di KOLAK bersama Talkactive nanti kamu akan belajar:
- Impressive CV Writing & Portfolio Design
- Evaluate Your LinkedIn: Outstanding Personal Branding & Get Noticed
- Job Interview & Business Presentation Skill
- Burnout and Productivity Management
Kelas ini cocok untuk kamu yang sedang mencari kerja, fresh graduate, karyawan yang mau resign atau switch career, dan siapa pun kamu yang ingin upgrade skill selama bulan puasa.
FAQ
- Apa itu CV?
CV adalah adalah dokumen yang berisi pengalaman kerja, pendidikan, dan keahlian kita yang digunakan saat melamar kerja.
- Bagaimana caranya agar CV lolos screening?
Pakai CV dengan format ATS Friendly, gunakan kata kunci yang tersedia pada lowongan kerja, dan jelaskan hasil kerja di pengalaman kerja.
- Kenapa lebih baik menulis hasil kerja daripada deskripsi kerja?
Karena dengan begitu, dapat memberi kesan bahwa kamu tidak hanya bekerja, tetapi juga memberi dampak yang baik di perusahaan lama kamu. Ini menjadi nilai plus di mata HR.
- Apa itu KOLAK?
KOLAK (Kelas Optimasi Maksimal Mencari Kerja) merupakan kelas online yang diadakan Talkactive selama weekend di bulan Ramadan untuk meningkatkan skill dan strategi mencari kerja.
- Apa saja yang dipelajari di KOLAK
Kamu akan belajar banyak hal terutama di dunia mencari kerja meliputi pembuatan CV dan portfolio, upgrade LinkedIn, belajar interview, dan bagaimana caranya tetap produktif di saat-saat luang seperti masa mencari kerja.
- Siapa itu Talkactive?
Talkactive merupakan lembaga pelatihan softskill yang telah membantu ribuan alumni dan ratusan perusahaan sejak 2018 dalam meningkatkan skill seperti leadership, public speaking, dan personal branding dengan metode fun learning dan Adult Learning Theory.




