Jakarta – Dalam upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, personel POLRI terkhusus pada Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) mengikuti pelatihan Impressive Public Speaking, Presentation, and Analytical Thinking yang diselenggarakan bersama Talkactive sebagai sarana penguatan kemampuan komunikasi, presentasi, berpikir analitis, serta pengembangan interpersonal skill yang relevan dengan kebutuhan pekerjaan saat ini. Pelatihan ini tidak hanya berfokus pada penguasaan teori, tetapi juga mendorong peserta untuk mampu menerapkan keterampilan yang diperoleh ke dalam aktivitas kerja sehari-hari.
Direktur Penindakan Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Polri, Brigjen Pol. Roberthus Yohanes De Deo, S.I.K., S.H., M.M., C.F.E., menegaskan bahwa keberhasilan pelatihan tidak ditentukan oleh durasi kegiatan, melainkan oleh komitmen peserta dalam mengimplementasikan ilmu yang didapat.
“Perlu dipahami bahwa setelah mengikuti pelatihan ini, kita tidak akan serta-merta menjadi hebat atau langsung ahli. Para trainer di sini bukanlah pesulap atau penyihir yang dapat mengubah kemampuan seseorang secara instan,” ujar Brigjen Pol. Roberthus Yohanes De Deo dalam sambutannya pada Kamis (18/06/2026).
Ia menjelaskan bahwa nilai utama dari sebuah pelatihan terletak pada keberlanjutan proses belajar setelah kegiatan selesai. Pengetahuan yang diperoleh akan menjadi bekal yang bermanfaat apabila diterapkan secara konsisten dalam lingkungan kerja maupun kehidupan sehari-hari.
“Hal yang paling penting bukan hanya materi yang diperoleh selama pelatihan, melainkan bagaimana ilmu dan keterampilan tersebut dapat diimplementasikan dalam pekerjaan maupun kehidupan sehari-hari. Manfaat dari pelatihan ini akan sangat bergantung pada kesungguhan masing-masing individu dalam menerapkannya,” lanjutnya.

Selain kemampuan teknis, Brigjen Pol. Roberthus juga menyoroti pentingnya peningkatan interpersonal skill sebagai salah satu kompetensi yang wajib dimiliki setiap personel. Kemampuan berinteraksi, berkomunikasi, dan membangun kolaborasi yang baik dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung efektivitas pelaksanaan tugas dan tanggung jawab di lingkungan kerja.
“Selain itu, kita juga perlu terus meningkatkan kemampuan interpersonal skill. Keterampilan ini berkaitan erat dengan cara kita berinteraksi, berkomunikasi, dan bekerja sama dengan orang lain. Oleh karena itu, interpersonal skill merupakan kemampuan yang harus terus diasah dan dikembangkan,” katanya.
Di akhir sambutannya, Brigjen Pol. Roberthus turut menyampaikan apresiasi kepada Talkactive atas kolaborasi yang telah terjalin dalam penyelenggaraan program pengembangan kompetensi tersebut. Ia berharap pelatihan ini dapat memberikan dampak nyata dan menjadi bekal jangka panjang bagi seluruh peserta.
“Saya juga ingin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Talkactive yang telah memfasilitasi kebutuhan kami dalam penyelenggaraan pelatihan ini. Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang nyata dan menjadi bekal yang dapat diterapkan oleh seluruh peserta ke depannya,” tutupnya.
Sementara itu, Direktur Talkactive, Ferik Trianda Putra, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Talkactive untuk memfasilitasi program pengembangan kompetensi tersebut.
“Kami dari Talkactive mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada kami untuk mendampingi pelaksanaan pelatihan ini. Kami berharap seluruh materi, praktik, dan pengalaman yang dibagikan selama program dapat memberikan manfaat nyata serta mendukung peningkatan kompetensi peserta dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya,” ujar Ferik.

Pelatihan Impressive Public Speaking, Presentation, and Analytical Thinking ini dihadiri oleh 40 peserta dan berlangsung selama 1 hari penuh mulai dari pukul 08.00-16.00 WIB. Peserta tidak hanya mendapatkan pengalaman dari para trainer namun juga sesi praktik individu maupun kelompok. Turut mendampingi para ahli dari talkactive seperti Konsultasn Bisnis, Anggun Pesona Intan dan Puteri Indonesia Pariwisata 2017, Karina Nadila. Acara diakhir dengan sesi penilaian (post test) dan foto bersama peserta.




